Thursday, January 17, 2008
CONTOH ORANG YANG TAK BAHAGIA
Posted by
DJODI ISMANTO
at
17.1.08
0
comments
Category Inspiration
Wednesday, January 16, 2008
Penderitaan Orang Pelit
Posted by
DJODI ISMANTO
at
16.1.08
0
comments
Category Inspiration
Tuesday, January 15, 2008
Mengapa Berjalan Harus di Sebelah Kiri
Posted by
DJODI ISMANTO
at
15.1.08
0
comments
Category Article
Monday, January 14, 2008
Nilai Emas
Posted by
DJODI ISMANTO
at
14.1.08
1 comments
Category Inspiration
Saturday, January 12, 2008
Tantangan
Posted by
DJODI ISMANTO
at
12.1.08
0
comments
Category Motivasi
Friday, January 11, 2008
Keberanian
Posted by
DJODI ISMANTO
at
11.1.08
1 comments
Category Inspirations
Bunyi yang Punya Arti
Posted by
DJODI ISMANTO
at
11.1.08
1 comments
Category Inspirations
Wednesday, January 9, 2008
Bibit Tanaman
Bibit yang pertama berkata, "Aku ingin tumbuh besar. Aku ingin menjejakkan akarku dalam-dalam di tanah ini, dan menjulangkan tunas-tunasku di atas kerasnya tanah ini. Aku ingin membentangkan semua tunasku, untuk menyampaikan salam musim semi. Aku ingin merasakan kehangatan matahari, dan kelembutan embun pagi dipucuk-pucuk daunku."
Dan bibit itu tumbuh, makin menjulang.
Bibit yang kedua bergumam. "Aku takut. Jika kutanamkan akarku ke dalam tanah ini, aku tak tahu, apa yang akan kutemui di bawah sana. Bukankah disana sangat gelap? Dan jika kuteroboskan tunasku keatas, bukankah nanti keindahan tunas-tunasku akan hilang? Tunasku ini pasti akan terkoyak. Apa yang akan terjadi jika tunasku terbuka, dan siput-siput mencoba untuk memakannya? Dan pasti, jika aku tumbuh dan merekah, semua anak kecil akan berusaha untuk mencabutku dari tanah.
Tidak, akan lebih baik jika aku menunggu sampai semuanya aman."
Dan bibit itupun menunggu, dalam kesendirian.
Beberapa pekan kemudian, seekor ayam mengais tanah itu, menemukan bibit yang kedua tadi, dan mencaploknya segera.
Renungan :
Dear friend ! , memang, selalu saja ada pilihan dalam hidup. Selalu saja ada peran - peran yang harus kita jalani. Namun, seringkali kita berada dalam kepesimisan, kengerian, keraguan, dan kebimbangan-kebimbangan yang kita ciptakan sendiri.
Kita kerap terbuai dengan alasan-alasan untuk tak mau melangkah, tak mau menatap hidup. Karena hidup adalah pilihan, maka, hadapilah itu dengan gagah.
Dan karena hidup adalah pilihan, maka, pilihlah dengan bijak.
Djodi
Posted by
DJODI ISMANTO
at
9.1.08
0
comments
Category Inspirations
TEMUKAN CINTA ANDA
Posted by
DJODI ISMANTO
at
9.1.08
0
comments
Category Inspirations
Tuesday, January 8, 2008
API dan ASAP
Sayang, pulau ini terlalu terpencil. Hampir tak ada kapal yang mau melewatinya.Lama kemudian, pria ini pun lelah untuk berharap. Lalu, untuk menghangatkan badan, ia membuat perapian, sambil mencari kayu dan pelepah nyiur untuk tempatnya beristirahat. Dibuatnya rumah-rumahan, sekedar tempat untuk melepas lelah. Disusunnya semua daun nyiur dengan cermat, agar bangunan itu kokoh dan dapat bertahan lama.
Pria ini berteriak marah, "Ya Tuhan, mengapa Kau lakukan ini padaku.Mengapa?... Mengapa?". Teriaknya melengking menyesali nasib.
Pria ini kembali terkejut, ia lalu bertanya, "Bagaimana kalian bisa tahu kalau aku ada disini?Mereka menjawab, "Kami melihat simbol asapmu!!"
Teman, sangat mudah memang bagi kita, untuk marah saat musibah itu tiba.Nestapa yang kita terima, tampak akan begitu berat, saat terjadi dan berulang-ulang. Kita memang bisa memilih untuk marah, mengumpat, dan terus mengeluh. Namun, teman, agaknya kita tak boleh kehilangan hati kita. Sebab,Tuhan selalu ada pada hati kita, walau dalam keadaan yang paling berat sekalipun.
Posted by
DJODI ISMANTO
at
8.1.08
0
comments
Category Inspirations
Monday, January 7, 2008
ANTARA BURUNG, CACING DAN MANUSIA
Posted by
DJODI ISMANTO
at
7.1.08
0
comments
Category Motivation
Optimisme Siput
Posted by
DJODI ISMANTO
at
7.1.08
0
comments
Category Article
Bola Golf
Posted by
DJODI ISMANTO
at
7.1.08
0
comments
Category Inspirations
Saturday, January 5, 2008
Menyelamatkan ''Nyawa''
Posted by
DJODI ISMANTO
at
5.1.08
0
comments
Category Article
Friday, January 4, 2008
BATU KECIL
Posted by
DJODI ISMANTO
at
4.1.08
0
comments
Category Inspirations
Demi Bumi , Demi Kita

Anggapan sebagai orang gila begitu lekat dalam diri H.Chaerudin alias Bang Idin. Betapa tidak. Untuk mewujudkan mimpinya menghijaukan bantaran Kali Pesanggrahan, ia berani bersitegang dengan orang gedongan yang notabene para pejabat, yang tinggal dikawasan Karang Tengah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Bang Idin pun nekat menyusuri kali pesanggrahan hanya dengan rakit pelepah pisang selama lima hari enam malam, demi melihat kondisi sungai yang saat itu penuh dengan sampah dan airnya berwarna kelam.
Bagi Bang Idin yang putra Betawi ini , upaya penyelamatan Kali Pesanggrahan ini harus didasari dengan pemahaman. "Orang yang pahamlah yang akan mengerti betapa pentingnya sebuah upaya konservasi lingkungan," kata Bang Idin ketika tampil di Kick Andy tadi malam 04 Januari 2008.
Lima belas tahun berlalu, julukan orang gila telah lekang dari diri Bang Idin. Orang-orang disekelilingnya kian paham dengan apa yang dilakukan Bang Idin. Kondisi bantaran Kali Pesanggrahan pun tak lagi tandus dan penuh sampah.
Sebaliknya bantaran sungai yang membelah kawasan Selatan Jakarta itu terlihat hijau oleh rimbunnya pepohonan yang jumlahnya sekitar enam puluh ribu spesies tanaman. Tentu saja itu semua tidak terlepas dari upaya Bang idin bersama teman-temannya dari Kelompok Tani Sangga Buana yang pantang menyerah melakukan upaya penghijauan dan konservasi dengan manajemen kearifan alam.
Source : http://www.kickandy.com/
Posted by
DJODI ISMANTO
at
4.1.08
0
comments
Category Inspirations
MENGGENDONG GADIS KE SEBERANG SUNGAI
Posted by
DJODI ISMANTO
at
4.1.08
0
comments
Category Inspiration
Thursday, January 3, 2008
Kekuatan Ibu
Posted by
DJODI ISMANTO
at
3.1.08
0
comments
Category Article
Wednesday, January 2, 2008
Kucing Berhaji
Berhajinya seekor kucing itu terdengar sampai berbagai penjuru. Termasuk sampai terdengar pada sarang segerombolan tikus.
"Wahai rakyat tikus semuanya, dengarlah, sang kucing telah berhaji, sudah saatnya kita berdamai dengannya."
Salah satu rakyat tikus menjawab, "Tuanku, jangan, kucing tetap kucing, dia tetap akan memburu kita."
"Apa salahnya kita mencoba menjalin komunikasi, siapa tahu ada peta jalan damai antara warga tikus dan kucing."
"Bagaimana, tuanku, apakah perdamaian berhasil?
"Celaka, benar katamu, sang kucing tetap kucing, dia tetap akan memangsa kita."
Ada dimensi lain yang perlu kita amalkan, yaitu dimensi sosial dengan menterjemahkan simbol-simbol haji yang telah dilaksanakan.
"pakaian biasa" ditanggalkan dan "pakaian ihram" dikenakan.
KotaSantri.com
Posted by
DJODI ISMANTO
at
2.1.08
0
comments
Category Inspirations
Antara KRITIK dan PENGHARGAAN
Posted by
DJODI ISMANTO
at
2.1.08
0
comments
Category Motivation



















