Myspace Backgrounds

Thursday, May 15, 2008

Manajemen dan Kecepatan


Toyota hampir unggul di semua lini pada decade 1990-an.

Untuk memproduksi sebuah mobil baru, Toyota membutuhkan waktu 3 tahun sedangkan Detroit butuh waktu 5 tahun.

Untuk membuat produk hingga menjadi produk jadi, Toyota membutuhkan waktu 2 hari sementara Detroit butuh waktu 2,5 kali lipatnya.

Dalam memenuhi kebutuhan jalur distribusi kepada dealer, Toyota membutuhkan waktu 1 hari sedangkan Detroit 5 kali lipatnya.

Total pergantian stok pada dealer Toyota adalah 16 kali per tahun, sedangkan Detroit 8 kali , hanya setengahnya Toyota.

Manajemen Toyota sangat mengetahi arti sebuah kecepatan. Manajemen Toyota memahami bahwa kecepatan adalah intangible asset yang sangat besar. Yang ujung-ujungnya juga berpengaruh besar pada tangible asset.

Lihat perusahaan lain yang mendewakan kecepatan, Southwest Airlines.

Handi Irawan sang Chairman Frontier Consulting Group dalam analisanya mengatakan bahwa Southwest adalah perusahaan yang fokus pada 3 hal :

1. Melayani penerbangan yang berjangka pendek tetapi jadwal yang banyak
2. Pelayanan yang berkualitas
3. Kecepatan

Lihat betapa cepatnya Southwest Airlines yang hanya membutuhkan waktu ground time sekitar 20-25 menit sebagai waktu istirahat pesawatnya sebelum terbang kembali. Cuma setara lama kita minum Cocacola di kafe Bandara misalnya.

Penanganan nomer kursi pesawat sangat efisien, sementara pelayanan ekstra di pesawat yang tidak penting dieliminasi.

Sebaliknya yang terjadi pada American Airlines yang membutuhkan waktu 55 menit. Waktu itu identik dengan kita makan nasi goreng dan minum cocacola . . .

Selisih waktu 30 menit inilah yang digunakan oleh Southwest untuk terbang di udara dan memperoleh revenue dan profitabilitas per pesawat yang lebih tinggi.

Kecepatan ini juga ditopang sangat kuat oleh kinerja top manajemen Soutwest Airlines untuk menciptakan budaya bekerja lebih cepat.

No comments: