Myspace Backgrounds

Tuesday, July 24, 2007

Rezeki si Hitam



Nasroon baru saja pulang dari perjamuan makan malam di hotel berbintang. Saking lezatnya sajian sirip ikan hiu , ia berniat membuatnya dirumah. Maka diam - diam ia menemui chef hotel dan bertanya tentang resepnya.
Dengan beberapa lembaran rupiah , Nasroon mendapatkan resep ikan hiu tersebut.Tak lupa ia menanyakan alamat penjual sirip hiu segar dan dalam perjalanan pulang Nasrron mampir ketempat penjual sirip itu.

Berjikrang riang gembira , ia pulang. Tiba dihalaman , sepasang mata mengawasi. Tapi bukan perampok atau maling , tapi si Hitam , kucing jantan yang tak pernah kompromi bila Nasroon punya hidangan ikan.
Lengah sedikit , ikan atau daging tersebut lepas dari tangan.
Begitulah hari ini , tentengan yang dibawa Nasroon menyebarkan aroma khas. Kontan saja , radar antena si Hitam mengalami pergerakkan , instingnya menyatakan " ada makanan lezat " ditangan Nasroon.

Si Hitam tak langsung menerkam , ia sangat paham. Menerkam saat ini hanya kesia - siaan yang didapat.
Ia berjalan memutar , melalui jendela belakang , ia menyelinap masuk dan bersiaga dibawah meja makan.
Instingnya sangat kuat luar biasa membaca kebiasaan penghuni rumahnya yang selalu meletakan barang bawaan di meja makan.
Detik demi detik dilaluinya dengan berdebar.
Pas tiba saatnya , Nasroon masuk ke dapur , ia tak mengira bahaya yang mengancam.

Si Hitam sudah pasang kuda - kuda , Hap ! dengan sekali lompatan , ia langsung menggigit plastik yang berisi sirip ikan hiu tersebut. Langsung Kabur . . .!
Nasroon kaget dan baru tersadar kalau sirip hiunya disikat si Hitam.Tapi terlambat sudah barangnya sudah dibawa lari.
Seperti melecehkan sebelum melompat ke luar , kucing yang baru saja mencuri ini diam sebentar memandang Nasroon di jendela , seolah berkata " gue bawa dulu ya . . . "

Berkatalah Nasroon " Hey , Hitam , walaupun kau sudah bawa ikannya , Tapi percuma saja , resepnya masih ditangan saya , he he he he he ".

Moral :
Masih ada yang bisa disyukuri apapun yang terjadi.
Kalau memang harta sudah ditangan , bukan itu berarti pasti milik kita .

Sumber : Nasroon , Kisah Sufi Kantoran , terbutan Dian Rakyat , Komarudin Ibnu Mikam.

see other article on :
http://djodiismanto.blogspot.com/


Regards,

Djodi Ismanto
From nice city of Medan


No comments: